Langsung ke konten utama

AKSI PEDULI SESAMA DITENGAH PANDEMI COVID-19

 

 

Ilustrasi dari pexels.com

            Tidak terasa, Pandemi Covid-19 kini sudah memasuki tahun kedua. Kondisi di Indonesia menjadi gawat kembali. Padahal beberapa bulan yang lalu, kondisinya sudah mulai membaik. Sepertinya Yang Maha Kuasa masih ingin menguji ketabahan hambaNya menghadapi Pandemi Covid-19 ini.

            Rumah sakit kembali kewalahan dalam menangani pasien. Tabung oksigen terus dicari kemana-mana tanpa memikirkan lagi uang yang mesti dikeluarkan. Berita duka datang silih berganti, lebih sering dari biasanya.

            Sebagai makhluk sosial, banyak kelompok/komunitas/lembaga atau yang lainnya berbondong-bondong mengulurkan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak pandemi covid-19. Seperti dilansir dari liputan6.com berikut:

1.      Aice Group dan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) membagikan lebih dari 800 paket bantuan pangan berupa bahan pokok ke beberapa Pondok Pesantren, Majelis Taklim dan Panti Asuhan yang berada di sekitar wilayah operasinya.   

2.      Presiden Direktur Nestlé Indonesia Ganesan Ampalavanar menyerahkan bantuan lebih dari 65.000 berbagai jenis Alat Pelindung Diri (APD) dan 180.000 produk makanan dan minuman secara simbolik kepada Ketua Umumm PMI, Jusuf Kalla pada Selasa, 19 Mei 2020.

3.      PT Unilever Indonesia, Tbk. Mengumumkan kerjasamanya dengan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang untuk mendistribusikan 60.000 masker N95 kepada delapan Rumah Sakit Rujukan di bawah naungan PERSI serta melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dan Tangerang untuk diberikan kepada tenaga medis dan fasilitas kesehatan.

Selain aksi solidaritas dari lembaga atau perusahaan, terdapat juga aksi solidaritas warga yang tidak boleh diabaikan. Justru aksi solidaritas warga ini yang terpenting karena kita hidup dalam masyarakat dan bersosialisai dengan sesama warga secara langsung. Berikut aksi solidaritas warga ditengah pandmei yang dilansir dari kompas.com:

1.      Dokter di Yogyakarta buka layanan konsultasi gratis. Ia adalah dr Riyo Pungki Irawan (24), Dokter dari Divisi Perinatologi Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSUP Dr Sardjito. Ia membuka layanan konsultasi secara gratis melalui daring.

2.      Tim Pelaksana Gerakan Solidaritas Sejuta Tes Antigen untuk Indonesia memberikan layanan peminjaman tabung oksigen gratis untuk pasien Covid-19 yang berada di kwasan Jabodetabek.

3.      Platform Bagirata.id membantu para pekerja yang terdampak ekonomi dengan memfasilitasi proses redistribbusi kekayaan ke pekerja yang terdampak agar mencapai dana minimum yang dibutuhkan.

4.      Beberapa pemuda asal Lampung berkeliling untuk membagikan vitamin dan suplemen bagi para pasien yang tengah berjuang untuk pulih dan sedang melakukan isolasi mandiri dirumah.

5.      Tim kepolisian borong dagangan PKL ditengah PPKM Darurat dan membagikan dagangan tersebut kepada warga yang juga terdampak PPKM, seperti tukang becak dan lainnya.

            Dari sekian banyak aksi solidaritas tersebut, membuktikan bahwa Pandemi Covid-19 harus diperangi bersama-sama. Bukan hanya satu pihak saja yang berjuang, tetapi semua pihak, semua warga negara harus bekerjasama. Keegoisan hanya akan merugikan diri sendiri dan orang lain.

            Bagi yang tidak terdampak langsung oleh Pandemi Covid-19 tetap harus menaati protocol kesehatan serta membantu sesama dengan beragam cara sesuai kemampuan. Karena kita tidak pernah tahu, kapan giliran kita terdampak hal tersebut. Semoga saja tidak. Pandemi harus segera berakhir.

 

Referensi:

Liputan6.com
Kompas.com

 

 

Komentar